Kamis, 15 Maret 2012

Dua Wanita Kembar Asal Indonesia Gegerkan Eropa







sumber-99-Emilie Falk (kanan) dan Lin Backman (kiri)

berita2.com: 'Saudara kembar asal Indonesia bersatu kembali di Swedia setelah tiga dekade dipisahkan hanya dalam jarak 25 mil.' Demikian judul sebuah berita di halaman depan dailymail, sebuan media massa terkemuka di Eropa terbitan Inggris edisi Sabtu 4/2/2012. Sebuah cerita seperti sinetron itu menjadi pembicaraan selingan paling hangat oleh banyak orang di Eropa, mereka seperti selebritis.

Kantor berita terbesar di Prancis, AFP menyebarluaskan foto-foto mereka. Bahkan portal berita terkemuka di Amerika, Huffingtonpost merilis video mereka.

Kembar non-identik, Emilie Falk dan Lin Backman diadopsi dari panti asuhan di Indonesia oleh orang tua berbeda di Swedia. Sudah hampir 29 tahun yang lalu. Mereka berdua hidup di selatan Swedia, kurang dari satu jam perjalanan dari satu sama lain.

Tapi ketika Emilie memutuskan untuk meneliti latar belakang keluarganya pada Januari tahun lalu ia menemukan adik kembarnya Lin, setelah hampir tiga dekade. Ia menemukan adiknya di Facebook. Bagaimana ceritanya?

Awalnya Emilie melalui jaringan sosial Facebook mencari anak-anak Indonesia yang diadopsi oleh keluarga Swedia.

Lin menceritakan bagaimana ia mengirim pesan kepada kakaknya : "Saya lahir pada tanggal 18 Maret 1983 di Semarang dan nama Ibu kandung saya adalah Maryati Rajiman dan cepat menerima balasan:" Wow, itu nama ibu saya juga! Dan itu ulang tahun saya! "

Mereka mulai berbicara melalui situs jejaring sosial dan menemukan mereka memiliki banyak kesamaan.
Mereka tidak hanya hidup hanya 25 mil terpisah di bagian paling selatan Swedia, tetapi mereka juga baik guru, menikah pada hari yang sama hanya satu tahun terpisah dan bahkan menari ketika mendengar lagu pernikahan yang sama Kau dan Aku oleh Lifehouse.

Emilie mengatakan: "Ini benar-benar aneh. Ketika Lin memanggil saya dengan hasil tes DNA, saya ingat saya sedang duduk di dalam mobil dan ketika dia mengatakan bahwa aku mulai tertawa, karena hanya merasa sangat aneh. Saya tiba-tiba mulai berpikir bahwa kami berbagi rahim. Ini benar-benar aneh, tapi benar-benar keren juga." Hasil test DNA 99,98 persen mereka adalah saudara.

Sejak itu keduanya telah terus berhubungan dekat, dan telah berbicara tentang pergi ke Indonesia untuk mencari orang tua biologis mereka.

Kedua wanita itu diadopsi dari panti asuhan di Semarang oleh pasangan Swedia- tetapi tidak ada disebutkan dalam dokumen bahwa mereka kembar.



Ketika orang tua angkat Lin meninggalkan panti asuhan, sopir taksi bertanya kepada mereka: "Bagaimana dengan yang lain, saudara anak itu?" Sopir itu menuliskan nama bahasa Indonesia ia memberi mereka di selembar kertas. Mungkin sopir taksi itu adalah ayah mereka

Sumber


 Terimakasih telah membaca artikel sumber-99. untuk membaca artikel lainnya silahkan kunjungi sumber-99. Hanya di sumber-99 anda mendapatkan banyak manfaat. SALAM sumber-99.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar